Sabtu, 30 Januari 2010

iseng-iseng ngedit :D



Iseng-iseng sore-sore ngedit, selingan saat belajar sebelum ujian :D

and thanks for the appreciation, friends! 20 jempol keluar di FB hahaha

Kamis, 28 Januari 2010

Halo semua! bertemu lagi dengan saya, Nezzar *halah*. Ya, sudah lama saya gak update blog saya ini. Sibuk euy jadi mahasiswa, apalagi kedokteran *gaya* dengan beban belajar yang menumpuk. Btw, minggu depan saya ujian blok 1.3, jadi mohon doanya ya!

Teman, beberapa hari lalu saya mengikuti acara Education Day SMAN 1 Bekasi, yang dimana saya berangkat malam harinya dari Jogja dan kembali lagi ke Jogja esok malamnya. Yeah, kadang-kadang jadwalnya FK rese juga, fakultas laen libur, eh kita nggak. Dan kita baru libur tanggal 5 Februari! sampai 14 Februari lagi! bayangkan! libur semester cuman 10 hari! Ini semua dampak dari sistem blok dan PBL yang menuntut waktu ekstra.

Ngomong-ngomong tentang Eduday, itung-itung reuni lah sama temen-temen seangkatan. Udah lama gak ketemu dan... saya dibilang kurusan! asik asik :D berarti saya punya progress yang baik.

Entah kenapa saya belom punya hasrat untuk nulis blog. Mungkin sekian aja dulu dari saya, see you next time!

Senin, 23 November 2009

Pidato SBY dan Reaksi Masyarakat Indonesia

Sudah lama saya tidak mengupdate blog saya ini. Hehehe. Ini semua tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh sibuknya aktivitas saya sebagai seorang mahasiswa (halah).

Langsung ke topik. Kemarin kita menyaksikan Pidato Presiden Republik Indonesia SBY tentang kasus Bank Century dan Penahanan Pimpinan KPK, Bibit-Chandra. Namun, bapak kita satu ini memberikan pandangannya secara kurang tegas, dan dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang kecewa dengannya. Bahkan, situs mikroblogging Twitter, SBY sempat masuk trending topics di peringkat 8. Berita berikut ini saya kutip dari Detik.com.

Banyak yang Tidak Puas, 'SBY' 10 Besar Twitter
Jakarta - Pengguna Twitter Tanah Air langsung bereaksi sesaat setelah mendengar pernyataan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas kasus yang menjerat Chandra M Hamzah - Bibit S Rianto serta Bank Century. Intinya, banyak yang kecewa dengan pidato orang nomor satu di Indonesia itu.

Menurut pengamatan
detikINET, Senin (23/11/2009) sekitar pukul 21.30 WIB, pokok bahasan 'SBY' langsung melesat dalam daftar 10 besar Trending Topics di Twitter.

Secara umum dilihat, rata-rata postingan dari pengguna situs mikro blogging ini menuangkan kekecewaan atas sikap Presiden SBY yang tidak tegas.

"
Speech kurang tegas...fire the speech writer...," ujar pengguna Twitter bernama anggAAwang, yang dikutip detikINET.

Selain 'SBY', hashtag yang juga ramai dipakai terkait pidato sang presiden ini adalah hashtag #pidatoSBY, #SBYtegasataumundur, dan #SBYtidaktegas. Isinya, setali tiga uang, banyak yang menuangkan ketidakpuasannya.

"Pidatonya barusan tentang bank century, terkesan gak tegas&ditutuip2i," keluh pengguna bernama nezzarerraldin.

Lain lagi respon dari pengguna berinisial Makdekipeh yang mengomentari cara penyampaian pidato Presiden SBY yang dinilai berbelit-belit. "Yup, mustinya SBY pake twitter supaya belajar efisien dalam pidato," sindirnya. ( ash / ash )

Berita di atas saya kutip tanpa perubahan sama sekali. Wow, ada nama saya! Lumayan, numpang tenar di Detikcom. Hahaha.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Petualangan ke Solo - 3 Oktober 2009

Langsung aja ya! Setelah pusing dan mual mencium bau formalin dari kadaver-kadaver saat tentiran anatomi yang berjudul "Myologi: Upper Limb", saya dan kawan-kawan kelompok tutorial 17 berpikir untuk pergi meluangkan waktu ke suatu tempat. Nah, kebetulan ada teman saya, Nafsa yang asli Solo, dia berminat untuk pulang siang itu juga. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Solo siang itu, dengan menggunakan kereta api.

Jadi, yang berangkat cuma 5 orang. Saya sendiri, lalu ada Bagas, terus Nafsa yang asli Solo, ada Lusy dari Riau, juga Farida yang asli Jogja. Lusy sungguh ingin pergi, karena dia mengakui bahwa dia belum pernah naik kereta api! Hahaha...dan akhirnya kami pun berangkat dari kampus Fakultas Kedokteran UGM tercinta menuju Stasiun Lempuyangan (tentunya saya pulang dulu, menukar tas ransel yang berisi Sobotta 2 jilid dengan tas kamera saya!).

Sesampai di stasiun, dan memarkir motor di tempat yang telah disediakan, kami membeli tiket kereta api Prambanan Ekspress (atau lebih populer dengan singkatan Prameks) seharga delapan ribu rupiah saja. Wah, ke luar kota cuma delapan ribu! hal yang langka ditemukan di Jakarta! Hahaha...

Setelah menunggu kurang lebih 6menit, keretanya datang. Keretanya sejenis dengan KRL di Jakarta, tapi lebih sepi. Kami naik, tapi saya dan Bagas gak dapet tempat duduk. Nafsa biasa naek Prameks, jadi dia selalu siap sedia koran bekasi untuk duduk menghampar di lantai. Perjalanan pun dimulai. Beberapa menit setelah perjalanan, kereta kami berpapasan dengan kereta lain.Lusy yang belum pernah naik kerta, mukanya langsung pucat mendengar hempasan suara itu. Hahaha. Kami hanya bisa tertawa melihat dia dan meledeknya lewat komentar statusnya di FB.

Setelah 50 menit perjalanan, kami sampai di stasiun Purwosari. Kami pun turun. Akhirnya kami naik bus Damri untuk menuju Pasar Klewer. Saat melintasi Jl. Slamet Riyadi Solo, saya melihat sebuah baliho yang bertuliskan "Kirab Batik Solo, 3 Oktober 2009, 15.30 WIB". Wah, sungguh beruntung saya pikir. Apalagi saya bawa senjata pemungkas saya (kamera, Red). Asik. Cari foto bagus, terus kirim ke lomba atau majalah. Yeey!

Setelah berhenti di depan LP, kami turun. Pertama turun si Bagas, lalu saya, lalu Nafsa. Lusy turun, tapi kayaknya roknya keinjek Farida, dan dia jatuh! Disaat orang-orang ramai-ramai menyelamatkan Lusy, Bagas malah menyelamatkan HPnya Lusy. Hahaha... Dan akhirnya Nafsa menawarkan kami ke rumah buliknya, minta hansaplast buat Lusy. Dan kami pun dijamu disana. Lumayan, menghilangkan dahaga dan mengganjal perut. Tapi Farida dan Nafsa lagi puasa. Ya sudah, Bagas menghabiskan sepiring Lotis, saya menghabiskan sepotong semangka,dan beberapa kue kering.

Setalah dari rumah buliknya Nafsa, kami ke Pasar Klewer, menemui ibunya Nafsa (kayaknya di seluruh penjuru Klewer ada keluarganya Nafsa). Karena kepanasan dan sumpek, saya dan kawan-kawan akhirnya memutuskan untuk sholat dulu di Mesjid Agung. Ada yang aneh, katanya masjid antik, tapi ke-antik-kannya tidak dijaga, malah jadi kayak masjid baru. Walaupun memang bagus dalamnya.

Setelah sholat, kami kembali ke Klewer, untuk makan siang. Tuan rumah menyarankan kami mencicipi Bakso Klewer yang katanya legendaris itu (sebenernya saya pengennya Bakso Cinta-nya Khairul Azzam, sayang gak ada di dunia nyata). Yah, walaupun saya tidak terlalu suka dengan bulatan-bulatan daging itu, namun kami memang cukup terhenyak ketika membayar, karena harganya sepuluh ribu rupiah saja semangkok. Hahaha.

Habis makan? Keringatan. Di Pasar Klewer, sumpek. Dan baju saya pun basah. Akhirnya karena 2 mbak-mbak itu sedang memilih-milih batik untuk dibeli, saya dan Bagas pergi keluar untuk jalan-jalan ke Alun-alun. Setelah itu, sholat ashar di Masjid Agung.

Setelah sholat, kami ingin menyaksikan Kirab Batik Solo. Memang, di sekitar Jl. Slamet Riyadi, sudah banyak orang berkumpul. Bahkan seperti lautan manusia (kalo gak percaya, lihat album foto saya di FB). Nah, kami sampai di sana pukul 15.45, dimana mbak-mbak ini ingin kembali naik kereta Prameks pukul 16.20. Setelah berdebat panjang (dan kebingungan), akhirnya saya mengalah dan manut saja, walaupun tidak menyaksikan iring-iringan karnival tersebut. Ya sudah, kami lari (ya, lari) ke arah selatan(dimana jalan tidak diblokir), menunggu taksi untuk mengantar kami ke Stasiun Purwosari. Karena gak ada taksi, kami beruntung bertemu dengan supir angkot yang baik hari, rela mengebut demi mengantar kami ke Stasiun. Malah katanya, abis kami turun(oh iya, Nafsa tinggal), angkotnya mogok setelah diporsir untuk ngebut. Hahaha... Setelah turun, kami berlari lagi ke arah stasiun, dan beli tiket kereta. Untungnya tetep dapet kereta, jadi sakit hati saya cuman satu. Gak nonton kirab dan motoin. Hahaha.

Yeah, perjalanan yang menyenangkan!


Senin, 07 September 2009

Gempa Bumi!

JOGJA GEMPA LAGI!

Dengan intensitas 6,8 Skala Richter, berpusat di 200 km tenggara Wonosari, Bantul. Terjadi pada pukul 23.12 WIB.

Catatan penulis: Sumpah parah gempanya kenceng banget, mana tengah malem pula, mudah-mudahan gak separah gempa Jogja 2006. Amin.

Sabtu, 05 September 2009

Tempat Baru, Hidup Baru, Suasana Baru!

Sudah sebulan ini saya nggak ngupdate blog saya ini. Hahaha..., gak penting juga sih. Siapa yang baca? Jadi begini, selama sebulan ini saya mengalami transformasi besar dalam hidup saya (halah bahasanya). Dari seorang siswa SMA menjadi seorang mahasiswa. Dari seorang remaja menjadi seorang yang dewasa. Dari tinggal sama orang tua menjadi tinggal bersama keluarga kakak saya dan menjadi seorang om yang baik untuk dua orang (dan akan menjadi tiga bulan depan) keponakannya. Dari warga Kota Bekasi menjadi warga Jogja. Apa lagi yah? tauk ah.

Tanggal 18 Agustus 2009, saya menjalani orientasi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tepatnya bernama PPSMB yang bertema Primordial 2009 dengan jargonnya "Be Humanist & Be Professional". Lengkap amat yak? hahaha. Selama empat hari ospek tersebut, saya menjalani berbagai macam kegiatan yang bikin kita gak tidur. Hari ke-nol (18 Agustus), upacara peresmian di Grha Sabha Pramana UGM. Habis itu mulailah ospek-ospeknya, tugas-tugas bikin atribut yang ribet dan harus selesai dalam semalam! Dan Acara pun baru selesai jam 4 sore. Saa berkumpul dengan teman sekelompok saya di salah satu rumah teman sekelompok saya. Oh iya, di kelompok saya ada orang Malaysia lho. Hahaha. Kami baru mulai bikin-bikin jam 7, dan resmi selesai jam 3 pagi. Belum lagi tugas essay 10 halaman. Dan saya hanya tidur kurang lebih 1 jam!

Hari pertama, tanggal 19 Agustus 2009. Mulai berasa ospeknya, soalnya udah ada yang marah-marahin. Hahaha. Acara baru selesai jam 5 sore. Saya berkumpul lagi di rumah teman sekelompok saya bersama teman sekelompok saya untuk menyelesaikan tugas yang belum selesai, dan ada lagi tambahan buat essay 15 halaman dan resume jurnal ilmiah kedokteran. Yak, saya baru pulang ke rumah jam 12 malam, dan saya hanya tidur sekitar 3 jam (setidaknya ada peningkatan).

Hari kedua, tanggal 20 Agustus 2009. Secara global acaranya gak jauh beda, seminar-seminar gitu lah. Tugas bikin essaynya lebih gila lagi, kalo ditotal sekitar 25 halaman lah. Tapi, pas apel sore, tiba-tiba sang ketua panitia mengumumkan, "Semua tugas kalian untuk besok dihapuskan, kecuali barang yang untuk baksos". Wow. Katanya sih si ketua panitia ditegor sama Dekan, Wakil Dekan, sama pejabat-pejabat fakultas gara-gara banyak orang tua yang protes anak-anaknya pada pulang pagi! Hahaha. Tapi yang penting, saya bisa istirahat cukup malemnya.

Hari ketiga, tanggal 21 Agustus 2009. Acaranya outdoor semua. Penaneman pohon sama biopori, terus ada talkshow gitu.Udah sih, standar ospek. Ada maaf-maafan, salam-salaman. Hahaha.

Minggu selanjutnya ada kuliah perdana. Salah seorang dosen, dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Sc., Ph.D., memberikan kuliah tentang pengenalan-pengenalan fakultas. Quote favorit kami dari beliau dalam lecturenya adalah "If someone go to the faculty of medicine, there must be two choices. To be a doctor or to get a doctor". Hahaha.

Overall, setelah dua minggu saya menjalani kuliah, lecture-lecture, tutorial, skills lab, dan praktikum, saya berkesimpulan bahwa kuliah di FK tidaklah mudah (ya iya lah). Butuh pengorbanan banyak, usaha, kerja keras, dan tawakkal. Doakan saya, semoga saya bisa survive disini, bisa lulus S.Ked selama 3,5 tahun sesuai target fakultas.

NB: Gila, banyak banget orang pinter disini! Hahaha
NB lagi: Rumah saya sudah terpasang internet! Hahaha

Rabu, 05 Agustus 2009

Dan liburan itu pun hampir berakhir...

Aaa! Sekarang udah bulan Agustus! Ada apa dengan bulan Agustus? Ya, bulan agustus berarti akhir dari masa liburan panjang sebelum kuliah. Baiklah, liburan panjang. Saya mulai kosong (atau boleh disebut libur) sekitar pertengahan Mei, setelah selesainya Ujian Sekolah dan Ujian Praktek. Lalu? Apa saja yang saya lakukan selama liburan ini?

Sebenarnya, pada masa awal liburan, saya sudah membuat resolusi untuk liburan selama ini, yaitu menurunkan massa tubuh. Hahaha. Serius. Tapi, setelah liburan berjalan, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan, walaupun tidak gagal sepenuhnya (karena saya berhasil menurunkan beberapa kg!) walaupun tidak sesuai target. Ya sudahlah, yang penting ada yang turun. Hahaha...

Kedua, saya mendapat amanat dari kakak saya tercinta untuk mengkhatamkan buku-buku yang kalo kena kepala, niscaya bisa membuat kepala Anda memar, atau bahkan gegar otak (silahkan baca postingan saya "Buatlah aku mencintaimu"). Namun? ya sesuai yang saya deskripsikan di postingan sebelumnya, saya enek ngebacanya. Huaaaahh...

Apa lagi ya? Saya lagi gak punya bahan buat ditulis di sini. Yang penting blog saya ini selalu diupdate (walaupun gak ada yang baca). Hahaha...

Oh iya, minggu depan saya mulai pindah ke Jogja. Kalo sekarang sih internet belom kepasang di rumah kakak saya di sana, tapi katanya sih mau dipasangin ntar, sekalian dibikinin wi-fi. Yang penting saya bisa kontek-kontekan sama temen-temen yang ada di kota laen.